Definisi Pertumbuhan Ekonomi dan Penjelasannya
Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai proses kenaikan output per kapita dalam jangka panjang. Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam definisi tersebut, yaitu : (1) proses, (2) output per kapita, dan (3) jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses, bukan suatu gambaran ekonomi pada suatu saat.
Simon Kuznet mendefenisikan pertumbuhan ekonomi suatu negara sebagai “kemampuan negara itu untuk menyediakan barang-barang ekonomi yang terus meningkat bagi penduduknya, pertumbuhan kemampuan ini berdasarkan pada kemajuan teknologi dan kelembagaan serta penyesuaian ideologi yang dibutuhkannya”.
Dalam analisanya yang mendalam, Kuznet memisahkan enam karakteristik yang terjadi dalam proses pertumbuhan pada hampir semua negara dan dari pendapatnya tersebut di bawah ini terlihat bahwa salah satu faktor yang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yaitu perdagangan (ekspor).
• Dua variabel ekonomi agregatif : tingginya tingkat pertumbuhan output per kapita dan populasi dan tingginya tingkat kenaikan produktivitas faktor produksi secara keseluruhan atau terutama produktivitas tenaga kerja.
• Dua transformasi struktural : tingginya tingkat transformasi struktur ekonomi dan tingginya tingkat transformasi sosial dan ideologi.
• Dua faktor yang mempengaruhi meluasnya pertumbuhan ekonomi internasional : kecenderungan negara-negara maju secara ekonomi untuk menjangkau seluruh dunia untuk mendapatkan pasar (ekspor) dan bahan baku dan pertumbuhan ekonomi ini hanya dinikmati oleh sepertiga populasi dunia.
Hal ini sejalan dengan pendapat Krugman dan Obstfeilt yang menyatakan secara teoritis, bahwa perdagangan internasional terjadi kerena dua alasan utama, yaitu:
a. Adanya keuntungan dalam melakukan perdagangan (gains from trade) bagi negara, dikarenakan adanya perbedaan diantara mereka mengenai faktor-faktor yang dimilikinya.
b. Untuk mencapai skala ekonomi (economies of scale) dalam produksi. Maksudnya, jika setiap negara hanya menghasilkan sejumlah barang-barang tertentu mereka dapat menghasilkan barang-barang tersebut dengan skala yang lebih besar dan karenanya lebih efisien dibandingkan jika negara tersebut mencoba untuk memproduksi segala jenis barang. Kenyataannya bahwa pola-pola perdagangan dunia yang mengakibatkan tejadinya pertumbuhan ekonomi, mencerminkan perpaduan dari dua motif tersebut diatas.
Disini nampak aspek dinamis dari suatu perekonomian, yaitu melihat bagaimana suatu perekonomian berkembang atau berubah dari waktu ke waktu. Selain itu pertumbuhan memiliki sifat self-generating yaitu proses pertumbuhan itu sendiri melahirkan kekuatan atau momentum bagi timbulnya kelanjutan pertumbuhan tersebut dalam periode selanjutnya.
Sedangkan menurut teori, pertumbuhan ekonomi didefinisikan sebagai penjelasan mengenai faktor-faktor apa saja yang menentukan kenaikan output per kapita dalam jangka panjang dan penjelasan mengenai bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi satu sama lain, sehingga terjadi proses pertumbuhan.
Pertumbuhan ekonomi yang dinyatakan dengan kenaikan output (Produk Domestik Bruto) dan pendapatan riil perkapita memang bukanlah satu-satunya sasaran di negara-negara berkembang, namun kebijakan ekonomi dalam meningkatkan pertumbuhan output perlu dilakukan karena merupakan syarat penting untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan untuk mendukung tujuan kebijakan pembangunan lainnya.
Output atau PDB (Widodo, 1990) adalah nilai seluruh barang jadi dan jasa-jasa yang diperoleh dan merupakan nilai seluruh produksi yang dibuat di dalam negeri, tanpa membedakan apakah produk tersebut dibuat dari faktor produksi yang berasal dari dalam negara tersebut atau faktor produksi yang berasal dari negara-negara lain yang digunakan negara tersebut. Perlu dicatat bahwa pertumbuhan ekonomi tidak mencerminkan kemakmuran suatu negara. Oleh karena itu perlu kiranya mengukur tingkat pertumbuhan dengan menggunakan PDB perkapita sehingga tidak hanya mengukur kenaikan PDB, melainkan juga kenaikan jumlah penduduk.
Pada zaman sekarang seringkali pembangunan disamakan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi karena orang percaya, hasil-hasil pembangunan akan dengan sendirinya menetes ke bawah (trickle down) sebagaimana yang terjadi di negara-negara yang sekarang tergolong maju. Jadi, yang perlu diusahakan dalam pembangunan adalah bagaimana caranya untuk mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut. Bahwa pada tahap awal pembangunan (Todaro, 1998) terdapat tingkat kesenjangan pembagian pendapatan yang menyolok seperti yang ditulis oleh Simon Kuznet dalam penelitian empirisnya mengenai negara-negara maju, yang dikenal dengan kurva U terbalik. Adalah suatu hal yang wajar, keadaan ini juga akan dilalui oleh negara-negara sedang berkembang termasuk Indonesia dalam proses pembangunannya.
Selama ini banyak negara sedang berkembang telah berhasil menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, tetapi masih banyak permasalahan pembangunan yang belum terpecahkan, seperti : tingkat pengganguran tetap tinggi, pembagian pendapatan tambah tidak merata, masih banyak terdapat kemiskinan absolut, tingkat pendidikan rata-rata masih rendah, pelayanan kesehatan masih kurang, dan sekelompok kecil penduduk yang sangat kaya cenderung semakin kaya sedangkan sebagian besar penduduk tetap saja bergelut dengan kemiskinan, yang terjadi bukan trickle down tapi trickle up. Keadaan ini memprihatinkan, banyak ahli ekonomi pembangunan yang mulai mempertanyakan arti dari pembangunan.
Apakah hanya melihat kepada keberhasilan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi tanpa memperhatikan keadaan-keadaan lainnya, dapat dikatakan bahwa pembangunan telah berhasil ? Silahkan anda menyimpulkannya.
Juli 3, 2009 - Ditulis oleh Putra | Ilmu dan Pengetahuan | Definisi Pertumbuhan Ekonomi, economies of scale, ekonomi, ekonomi agregatif, impor, PDB, pembangunan ekonomi, perdagangan (ekspor), perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi, self-generating, Simon Kuznet, transformasi struktural, trickle down effect, trickle up | 1 Komentar
1 Komentar »
Tinggalkan komentar
Tentang Blog
Blog ini dibuat dari keinginan saya untuk sharing berbagai informasi yang berguna.
Dalam blog ini akan saya isi dengan berbagai tulisan saya dan juga artikel ilmu pengetahuan yang saya kuasai yaitu Bidang Studi Perencanaan Wilayah dan Kota & Ekonomi Studi Pembangunan.
Harapannya agar blog menjadi bagian dari penyaluran inspirasi.
Bila anda ingin meng-copy, mengutip sebagian atau seluruh MOHON CANTUMKAN SUMBERNYA.
Berikan komentar bila anda suka.
Salam Hangat dari Bandung
-
Komentar Terakhir
-
Tulisan Terakhir
-
Tulisan Teratas
Halaman
-
Pengujung yang memberi Inspirasi
- 132,530 Kunjungan
Kategori
Arsip
-
Blogroll
- CARI DUIT MUDAH, KLIK SINI !!!
- E-Book GRATIS yang dapat di download langsung
- HANYA KLIK, DAPAT DUIT DOLAR, MAU??
- KLIK SINI LANGSUNG DAPAT $ 5 GRATIS, SILAHKAN BUKTIKAN !!!
- MENGHASILKAN UANG 10 DOLAR/HARI HANYA DENGAN MEMBUKA WEBSITE, MAU ??
- PutraCenter Blog’s
- Tukang JuaLan
- UANG, UANG, CARA CEPAT MENGHASILKAN UANG !
Download
Inpirasi
KOMPAS.com- EKONOMI : Lion Air Mulai Layani Jakarta-JeddahLion Air mulai 7 November 2009 mulai melayani rute internasional berjadwal Jakarta-Jeddah pulang pergi (PP) dua kali per minggu.
- EKONOMI : Mandala Gandeng CIMB NiagaMandala kembali menambah kemudahan layanan pembayaran ATM dan Internet Banking melalui jaringan CIMB Niaga untuk mendukung bisnis online.
- LIGA INGGRIS : Chelsea Perusak Pamor "Setan Merah"Alex Ferguson menilai Chelsea merusak pamor Manchester United dalam beberapa tahun terakhir. Ia ingin, timnya menghapus aib itu, Minggu (8/11).
- LIGA SPANYOL : Aguero: Atletico Bisa Perpanjang Derita Madridenyerang Atletico Madrid, Sergio Aguero, optimistis dengan kekuatan timnya saat ini dan dia yakin mereka bisa kalahkan Real Madrid.
- EKONOMI : Lion Air Mulai Layani Jakarta-Jeddah
detiknews – detiknews- Antasari: Testimoni dan Pelaporan Bukan Inisiatif SayaAntasari Azhar sudah membeberkan kesaksiannya kepada Tim 8 terkait kasus Bibit dan Chandra. Antasari mengatakan testimoni dan pelaporan yang dijadikan dasar oleh polisi bukanlah inisiatif dirinya.
- Program 100 Hari, Menteri PDT Kunjungi Warga LebakMenteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lebak, Banten. Kunjungan ini dalam rangka program 100 hari mengentaskan daerah tertinggal.
- Pendukung Bibit-Chandra Gelar Aksi di Bundaran HI, MingguPara pendukung Bibit dan Chandra terus memberikan dukungan moral. Rencananya mereka akan menggelar acara aksi di Bundaran HI Minggu pagi. Ingin bergabung? Jangan lupa pakai pita hitam!
- Parade Puisi 'Negeri Para Bedebah' dan 'Buaya Mabok Duren'Kriminalisasi terhadap Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, membuat banyak orang mengkespresikan protes dengan berbagai cara. Ardhie Massardi dan Alvin Lie menulis puisi. Mereka akan membacakan puisinya malam ini.
- Antasari: Testimoni dan Pelaporan Bukan Inisiatif Saya
Tag
amalan Anak Jalanan APBN Bank Indonesia BBM cewek definisi desa desentralisasi ekonomi Ekonomi Islam Ekonomi syariah eksternalitas giro guna lahan hak atas lahan industri perbankan internet investasi keuangan Kartu Kredit kebijakan fiskal Kota kredit Krisis ekonomi kualitas aset lingkungan hidup PDB Penataan Ruang Pengamen Jalanan perang tarif perbankan perdagangan internasional perencanaan perencanaan kota perkotaan pertumbuhan ekonomi Planologi rasio-rasio keuangan romance subsidi Telekomunikasi Tips uang UKM Zoning regulation-
SPAM YANG TERDETEKSI























terima kasih infonya
Komentar oleh Stop Dreaming | Juli 6, 2009